Manfaat Diet Gula Bagi Kesehatan Manusia

Gula bisa dibilang merupakan bahan manis yang dapat dikristalisasi yang seluruhnya atau dasar untuk membentuknya terdiri dari sukrosa. tidak berwarna atau putih ketika murni cenderung cokelat ketika kurang disuling, diperoleh secara komersial dari tebu atau bit gula dan kurang luas dari sorgum, maple, dan telapak tangan, dan penting sebagai sumber karbohidrat diet dan sebagai pemanis dan pengawet makanan lainnya. Banyak orang yang sangat senang memakan makanan yang banyak mengandung gula, yang aslinya tidak baik untuk kesehatan. Berikut merupakan manfaat dari diet gula yang akan dirasakan bila Anda melakukannya dari Raja Tahu.

Menurunkan Risiko Terkena Penyakit Diabetes

Terlepas dari beberapa pendapat online yang bertentangan, makan gula tidak menyebabkan diabetes. Yang mengatakan, diet tinggi gula berkontribusi terhadap kenaikan berat badan, yang memang meningkatkan risiko Anda terkena diabetes tipe 2.

Penumpukan lemak membuat tubuh Anda lebih tahan terhadap efek insulin. Untuk mengimbanginya, pankreas Anda memompa lebih banyak insulin. Akhirnya, pankreas Anda tidak dapat mengikuti peningkatan permintaan tubuh Anda, dan gula darah Anda naik.

Baca Juga: Distributor Gula Pasir

Mengurangi Risiko Terkena Kanker

Meskipun penelitian belum membuktikan bahwa gula secara langsung menyebabkan kanker, ada beberapa hubungan yang cukup menarik antara keduanya. Sel kanker – seperti sel lain dalam tubuh Anda – menggunakan gula sebagai bahan bakar. Dan makan diet tinggi gula menyebabkan kenaikan berat badan, yang merupakan faktor risiko kanker. Sebuah studi 2013 menemukan bahwa diet yang kaya akan gula rafinasi, serta daging dan produk hewani lainnya, terkait dengan risiko lebih besar terkena kanker pankreas.

Punya Lebih Banyak Energi

Jika Anda mencari permen untuk membuat Anda bersemangat dan membuat Anda melewati kemerosotan pekerjaan sore hari, Anda mungkin kecewa. Bahkan, gagasan tentang “demam gula” bisa menjadi mitos. Sebuah meta-analisis Eropa dari 31 studi menemukan bahwa gula tidak memberikan dorongan energi apa pun. Bahkan, peserta merasa lebih lelah dan kurang waspada setelah mereka mengonsumsi makanan dan minuman manis.

Untuk mendapatkan energi yang sebenarnya, andalkanlah karbohidrat yang membakar lambat dan makanan berprotein tinggi. Oleskan selai kacang di atas apel atau taruh sepotong keju di atas roti gandum.

Baca Juga: Minyak Goreng Omega 9

Diet Gula Mengurangi Risiko Depresi

Makan permen menghasilkan gula cepat “tinggi,” tetapi demam itu tidak berlangsung lama. Beberapa penelitian mengaitkan diet tinggi soda, jus, kue kering, dan makanan manis lainnya dengan depresi.

Satu studi menemukan bahwa orang dewasa yang lebih tua yang minum lebih dari empat porsi soda per hari adalah 30 persen lebih mungkin didiagnosis depresi daripada orang yang minum air, kopi, atau teh tanpa pemanis.

Ada beberapa kemungkinan alasan untuk koneksi. Salah satunya adalah bahwa gula meningkatkan peradangan dalam tubuh Anda, yang dapat memiliki efek depresi pada suasana hati. Permen juga memengaruhi respons insulin tubuh Anda dengan cara yang dapat mengubah kadar hormon Anda.

Baca Juga: Tepung Tapioka Sagu Tani

Bisa Mengurangi Risiko Serangan Jantung

Penyakit jantung merupakan penyakit yang dapat disebabkan oleh arteri tersumbat sehingga oksigen tidak bisa mencapai jantung. Bila organ-organ pada tubuh mengkonsumsi banyak gula, itu akan meningkatkan terkenanya risiko serangan jantung bila dibandingkan dengan orang yang memiliki asupan gula yang rendah.

Baca Juga: Supplier Tepung Tapioka

Admin

Seorarang yang selalu belajar tentang hal baru dan kehidupan, serta mampu menuangkannya dalam bentuk tulisan menarik.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error

Enjoy this blog? Please spread the word :)